Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

Tuesday, July 08, 2008

.: Morning Pray :.

I asked for Strength...
and Allah gave me difficulties to make me strong.

I asked for Wisdom...
and Allah gave me problems to solve.

I asked for Courage...
and Allah gave me obstacles to overcome.

I asked for love...
and Allah gave me troubled people to help.

I asked for favors...
and Allah gave me Opportunities.

"Maybe I received nothing that I wanted...
But I received everything that I needed"

Alhamdulillah...Thank You Allah....

Wednesday, April 30, 2008

.: Belajar untuk melepaskan :.

Ada hal² yang tdk ingin kita lepaskan, orang² yang tdk ingin kita tinggalkan, tapi ada saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang bukan karena orang itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

*Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kebahagiaan kita sangat bergantung pada orang itu.

*Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kita merasa dia itu ganteng, cantik, teristimewa dibandingkan dgn yang lain.

*Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kita takut tidak dapat menemukan yang seperti dia.

*Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika begitu banyak saat2 indah senantiasa terbayang di benak kita.

*Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika hati kita berkata Saya sangat mencintainya".

Ingatlah !! Melepaskan bukanlah akhir dari dunia melainkan awal dari suatu kehidupan baru...

*Kita harus melepaskan seseorang karena kebahagiaan kita tidak tergantung padanya.

*Kita harus melepaskan seseorang karena kita menyadari yang ganteng,yang cantik, yang istimewa belum tentu yang terbaik buat kita.

*Kita harus melepaskan seseorang karena kita tahu jika Tuhan mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.

*Kita harus melepaskan seseorang ketika saat2 indah hanyalah tinggal masa lalu.

*Kita harus melepaskan seseorang karena kepala kita berkata "tidak ada lagi yang dapat dipertahankan".

*Kegagalan tidak berarti Anda tidak mencapai apa²... namun Anda telah memahami sesuatu...!!

Tuesday, April 08, 2008

.: everything Happens For Reasons :.


Sometimes people come into you life and you know right away that they were meant to be there..to serve some sort of purpose, teach you a lesson or help figure out who you are or who you want to become. You never know who these people may be but you lock eyes with them, you know that very moment that they will affect your life in some profound way. And sometimes things happen to you at the time that may seem horrible, painful and unfair, but in reflection you realize that without overcoming those obtacles you would never realize your potential, strength, will power or heart.

EVERYTHING HAPPENS FOR A REASON

Nothing happens by chance or by means of luck. Illness, love, lost moments of true greatness and sheer stupidity all occur to test limits of your soul.
Without these small tests, life would be like a smoothly paved, straight, flat road to nowhere safe and comfortable but dull and utterly pointless. The people you meet affect your life. The successes and downfalls that you experience can create whom you are, and the bad experience can be learned from. In fact they are probably the most poignant and important ones.

If someone hurts you, betrays you or breaks your heart, forgive them because they have helped you learn about trust and the importance of being cautions to whom you open your heart.


If someone loves you, love them back unconditionaly, not only because they love you, but also because they are teaching you to love and open your heart and eyes to little things.

Make every day count. Appriciated everything that you possibly can, for you may never experience it again.


Talk to people to whom you have never talked to before, and actually listen. Let yourself fall in love, break free and set your sights high. Hold you head up because you have every right to do.


Tell yourself you are a great individual and believe in yourself, for if you don't believe in yourself, no one else will believe in you.

Create you own life and then go out and live it.
Shares this with anyone whom you believe has made a difference in your life.....

Friday, February 15, 2008

.: Love cake :.


Resep kue cinta

BAHAN:
  • 1 pria sehat,
  • 1 wanita sehat,
  • 100% Komitmen,
  • 2 pasang restu orang tua,
  • 1 botol kasih sayang murni.
BUMBU:
  • 1 balok besar humor,
  • 25 gr rekreasi,
  • 1 bungkus doa,
  • 2 sendok teh telpon-telponan,
  • (Semuanya diaduk hingga merata dan
  • mengembang)
Tips:
  • - Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan seimbang. Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatan
  • - Sebaiknya dibeli di toserba bernama TEMPAT IBADAH, walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.
  • - Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena walaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.
  • - Gunakan Kasih sayang cap "IMAN, HARAP & KASIH" yang telah memiliki sertifikat ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.
Cara Memasak:
  • - Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa niat tulus ikhlas
  • - Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua secara merata
  • - Masukkan niat yang murni ke dalam loyang dan panggang dengan api cinta merata sekitar 30 menit sampai 45 menit di depan penghulu atau pendeta
  • - Biarkan di dalam loyang tadi, sirami dengan semua bumbu di atas
  • - Kue siap dinikmati
Catatan:

Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling enak dinikmati dalam keadaan kasih yang hangat!
Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven bermerek "Tempat Ibadah" diatas api cinta. Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan bila berjauhan. Selamat mencoba, dijamin halal... ! Selamat menikmati...

(made by 'love' bakery')

Wednesday, January 16, 2008

.: Ketika Allah berkata "Tidak" :.

Ketika manusia berdo'a,
" YA ALLAH,ambillah kesombonganku dariku".
ALLAH berkata,
"Tidak, bukan aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya" .

Ketika manusia berdo'a,
" YA ALLAH, sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat."
ALLAH berkata,
"Tidak, jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara".

Ketika manusia berdo'a,
" YA ALLAH, beri aku kesabaran".
ALLAH berkata,
"Tidak, Kesabaran didapat dari ketabahan dalam mengahadapi cobaan, tidak diberikan , kau harus meraihnya sendiri".

Ketika manusia berdo'a,
"YA ALLAH beri aku kebahagiaan" .
ALLAH berkata,
"Tidak, Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendri untuk menghargai keberkahan itu".

Ketika manusia berdo'a,
"YA ALLAH, jauhkan aku dari kesusahan".
ALLAH berkata,
" Tidak, penderitaan menjauhkanmu dari dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada-KU".

Ketika manusia berdo'a,
"YA ALLAH, beri aku segala hal yang membuat hidup ini nikmat".
ALLAH berkata,
"Tidak, Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal".

Ketika manusia berdo'a,
"YA ALLAH, bantu aku MENCINTAI orang lain sebesar cinta=MU padaku."
ALLAH berkata,
" akhirnya kau mengerti.... .....!!!! !!!!!!!!"

Kadang kita berpikir bahwa ALLAH tidak adil, kita telah susah payah memanjatkan do'a, meminta dan berusaha, pagi siang malam, tapi tak ada hasilnya.

Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan bahkan ratusan lamaran dikirimkan tak ada jawaban, sementara orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan.

Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi orang lain yang mendapatkannya tanpa susah payah.

Kita mengharapkan diberikan pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir dengan penolakan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan.

Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhanlah yang terus meningkat.

Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang DEMAM
dan PILEK. Lalu kita melihat tukang es, Kita yang sedang panas badannya
merasa haus dan merasa dengan meminum es dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil).

Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada
ALLAH) dan merengek minta dibelikan es....Orang tua kita tentu lebih tahu
kalau es dapat memperparah penyakit kita, tentu dengan segala dalih kita
tidak dibelikan es....Orang tua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu.

Begitu pula dengan ALLAH, segala yang kita minta, ALLAH tahu apa yang terbaik bagi kita....Mungkin tidak sekarang, atau tidak didunia ini ALLAH mengabulkannya.... Karena ALLAH tahu yang terbaik yang kita tidak tahu.
Kita sembuhkan dulu diri kita dari "PILEK" dan " DEMAM"
............ ......... . dan terus berdo'a.

sumber : majalah IQRO HONG KONG dan dari suatu milis

Thursday, December 27, 2007

.: Sentuhan Kalbu,sebuah book review :.

Capekkkkkkkkkkkk....habis antar mamah ke kelapa gading untuk beli kue2 untuk pengajian nanti malam di mesjid...pucca_love_14

Sampe dirumah langsung akuh ke kamar lama kuh untuk rapi2 buku2 novelkuh yang emang berantakan gara2 habis di obrak abrik 2 orang sepupukuh yang datang dari Bandung...Tiba2 akuh menemukan sebuah buku yang sepertinya belum selesai akuh baca...

Judulnya : Sentuhan Kalbu, Penghantar Mencapai Pencerahan Jiwa...

Buku ini dikenal juga sebagai Sentuhan Kalbu melalui Kultum (Kuliah Tujuh Menit) karangan dari Ir. Permadi Alibasyah...

Wahhhhhhhh...akuh langsung ajah baca...dan terkesiap karena begitu banyak artikel yang membuat akuh kembali merenung dan mengasah kalbu kuh...

Sampai saat aku menulis postingan ini, akuh baru sampai pada artikel ke 15 tentang Shalawat Nabi...ada beberapa yang akuh rasanya ingin sekali sharing disini makanya akuh putuskan untuk langsung mempostingnya sekarang juga...

Allah berfirman dalam Al-Qur'an pada surat Al Hadiid ayat 20 yang artinya :

"ketahuilah bahwa kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga an tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani ; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur,...Dan kehidupan didunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.."
Dari sini akuh mendapat suatu pelajaran tentang pengkoreksian diri sendiri, apakah didunia ini akuh sudah cukup mencari bekal untuk akuh bawa apabila tiba saatnya akuh harus muncul kepermukaan menemui majikan akuh yakni Allah SWT,dan apakah Ia ridha menerima akuh...
Masya Allah...rasanya aku belum cukup banyak untuk mempunyai bekal itu..apalagi mengingat begitu banyak hal2 yang seharusnya akuh lakukan sebagai muslimah tapi belum akuh lakukan...pucca_love_16...akuh langsung terpekur,terdiam sampai2 suamikuh nanya ...

"kenapa kamu ta?

"gak papa ta..buku ini bagus banget...kamuh baca yah habis akuh selesai baca" "iya ta..."

Semakin akuh baca semakin banyak yang akuh dapat dari dalam buku ini...hal terakhir yang kudapat adalah tentang shalawat Nabi...yahh..karena baru sampai artikel ke 15 itulah aku bacanya....

Ini yang akuh dapat,

Paling sedikit ada 5 alasan mengapa kita harus bershalawat, yaitu :
  1. Bershalawat merupakan perintah Allah , yaitu sesuai firman Allah dalam surat Al Ahzaab ayat 56 :
    "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang beriman, bershalawat lah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan padanya"
  2. Bershalawat adalah salah satu cara untuk menanamkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Bila kita memiliki rasa cinta kepadaya, maka hal ini mempermudah kita dalam meneladani perilaku hidupnya. Karena tidak diragukan lagi,rasa cinta akan membuat seseorang rela berkorban dalam menuruti perkataan orang yang dicintainya.
    "Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia, dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah..."(Al Hasyr:7) "..Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu ) bagi orang yang menharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat.." (Al ahzaab : 21)
  3. Bershalawat akan menyebabkan malaikat mendoakan kita. Hal ini sejalan dengan sabda Nabi kita ,
    "Siapa yang berdoa untuk orang lain, maka para malaikat akan mendoakan nya dengan doa yang serupa"
  4. Bershalawat menghindarkan kita dari siksa Allah. Firman Allah dalam surat Al Anfaal ayat 33 :
    " Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu (Muhammad) berada ditengah-tengah mereka"
    ...Ini berarti dnegan mengucapkan shalawat itu berarti Muhammad SAW "berada" ditengah-tengah kita, yang berarti pula Allah tidak akan mengazab kita.
  5. Bershalawat merupakan ungkapan syukur dan rasa terimakasih kita kepada Nabi Muhammad SAW. Bukankah kita patut berterima kasih kepada beliau yang telah berjuang dengan penuh penderitaan dan kegigihan untuk menyampaikan risalah Allah kepada kita, yaitu agar kita bahagia didunia akhirat? Allah menegaskan perlunya kita berterima kasih dalam surat Al Hajj ayat 38 :
    " Sesungguhnya Allah itu tidak menyukai orang-orang yang berkhianat dan tidak berterima kasih"
hmmm...dalam hidup akuh yang sudah 29 tahun ini...rasanya..belum pernah sekalipun akuh dengan khusuk bershalawat kepada Nabi...lagi-lagi akuh terdiam...begituh banyak yang harus akuh lakukan untuk perbaikan dalam hidupkuh...





Sunday, December 23, 2007

.: Renungan :.

RENUNGAN UNTUK ISTRI

Pernikahan atau perkawinan
Membuka tabir rahasia
Suami yang menikahi kamu
Tidaklah semulia Muhammad Saw
Tidaklah setaqwa Ibrahim
Pun tidak setabah Ayyub
Atau pun segagah Musa
Apalagi setampan Yusuf
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman
Yang punya cita-cita
Membangun keturunan yang sholeh
Pernikahan atau perkawinan
Mengajar kita kewajiban bersama
Suami menjadi pelindung
kamu penghuninya
Suami adalah nahkoda kapal
kamu navigatornya
Suami bagaikan balita yang nakal
kamu adalah penuntun kenakalannya
Saat Suami menjadi raja
kamu nikmati anggur singgasananya
Seketika Suami menjadi bisa
kamulah penawar obatnya
Seandainya Suami masinis yang lancang
sabarlah memperingatkannya

Pernikahan ataupun Perkawinan
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa
Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah Swt
Karena memiliki suami yang tak segagah mana
Justru Kamu akan tersentak dari alpa
Kamu bukanlah Khadijah
yang begitu sempurna di dalam menjaga
Pun bukanlah Hajar
yang begitu setia dalam sengsara
Cuma wanita akhir zaman
Yang berusaha menjadi soleha


Akuh dapat renungan ini dari blognya Bapak Yudi..ini blognya...
Begitu buka blog bapak ini, matakuh langsung tertegun membaca postingan beliau tentang renungan istri...langsunglah akuh berpikir, bagus sekali renungan ini...

Kata-katanya begitu menyemangati dirikuh untuk terus mencoba menjadi istri yang soleha bagi suamikuh...yah..mengingat usia pernikahankuh yang masih seumur jagung...jadi masih harus banyak berusaha untuk berbakti sama suami, masih harus banyak perubahan yang aku lakukan biar suamikuh senang...

Ada juga renungan untuk suami loh...akuh langsung email-in ke suamikuh tadi...dia belum baca sih soalnya lagi terbang sekarang..mudah2an dengan dia membaca renungan untuk suami dapat juga menyemangati dirinya untuk terus membimbing akuh menjadi istri yang soleha dan juga terus menjadi imam yang soleh dikeluarga kami ini...aminnnnn..

ini dia renungan untuk suami..

RENUNGAN UNTUK SUAMI

Pernikahan atau perkawinan
Menyingkap tabir rahasia
Istri yang kamu nikahi
Tidaklah semulia Khadijah
Tidaklah setaqwa Aisyah
Pun tidak setabah Fatimah
Justru Istrimu hanyalah wanita akhir zaman
Yang punya cita-cita Menjadi sholehah

Pernikahan atau perkawinan
Mengajar kita kewajiban bersama
Istri menjadi tanah
kamu langit penaungnya
Istri ladang tanaman
kamu pemagarnya
Istri kiasan ternakan
kamu gembalanya
Istri adalah murid
kamu mursyidnya
Istri bagaikan anak kecil
kamu tempat bermanjanya
Saat Istri menjadi madu
kamu teguklah sepuasnya
Seketika Istri menjadi racun
kamulah penawar bisanya
Seandainya Istri tulang yang bengkok
berhatilah meluruskannya

Pernikahan atau perkawinan
Menginsyafkan kita perlunya iman dan taqwa
Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah Swt
Karena memiliki Isteri yang tak sehebat mana
Justru kamu akan tersentak dari alpa
Kamu bukanlah Rasulullah
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamallahuwajhah
Cuma suami akhir zaman
Yang berusaha menjadi soleh


Makasih yah Mas Yudi buat inspirasi tulisan di blognya...banyak banget yang akuh bisa pelajari dari postingan mas..pucca_love_17