Friday, January 11, 2008

.: Doa Untukmu Pak Harto :.


Selamat malam semuanya...

Tanpa sengaja akuh malam ini mengikuti jalannya perkembangan kesehatan dari mantan presiden kita Bapak Suharto...


Sedih dan merasa prihatin...disela sakitnya masih aja ada yang menghujatnya...mengungkit2 kesalahan2 yang pernah Beliau buat...bukannya aku membela dia atau apa yah...tapi aku pikir...sudahlah..maafkan saja Beliau...toh, dibalik segudang kesalahan yang Beliau perbuat dimasa jayanya, Beliau sudah amat berjasa dalam pembangunan negara kita...selama puluhan tahun beliau begitu gigih membuat banyak program yang sangat membangun bagi negara kita, dan bahkan pemerintah sekarang cuma tinggal meneruskan saja atau cuma tinggal perbaiki aja mana2 yang kurangnya...


Aku jadi ingat pada tahun 1993, aku pernah bertemu beliau di istana negara dalam suatu acara pertemuan antara beliau dan utusan2 dari sekolah2 se Dki-Jakarta..saat itu aku gak pernah menduga kalau pada akhirnya di tahun 1997 sampai 1998 aku ikut dalam kegiatan kemahasiswaan yang memang saat itu sedang bergejolak untuk menjatuhkan beliau...dan akhirnya beliau pun lengser dari kekuasaannya...


Tapi dibalik semua itu...sedikit banyak aku mengagumi beliau karena usahanya dan jasanya yang cukup banyak bagi negara kita ini...
Maka berhentilah untuk menghujat Beliau..Maafkan segala salah yang pernah Beliau perbuat...

Mari doakan untuk segala yang terbaik bagi beliau saat ini....


Aku gak bisa banyak berkata Pak...Hanya doa ku yang mengiringi mu Pak...Semoga Bapak cepat sembuh...

5 comments:

Ferdy said...

Memang, adakalanya kita sulit melihat manusia dari sisi manusiawinya.

Jika dituruti mengikuti wacana intelektual yang berkembang pada tahun 1990-an, mau tidak mau, Pak Harto perlu disalahkan...

Tetapi,jika sudah menjelang ajal, masihkah ada kekukuhan hati untuk membenci manusia yang sudah tidak berdaya?

Semoga hal ini menjadi pelajaran...

Seburuk-buruknya bapak, bagaimana pun, ia adalah bapak kita juga yang pernah dipuji-puji oleh banyak orang...

Drury said...

Di kala Pak Harto sudah sakit, masih saja ada orang yang menyukuri, dan berpendapat beliau banyak dosanya. Saya sendiri berumur 40 tahun, saya sadar saya banyak dosanya dan kemungkinan besar akan berbuat dosa lagi sampai mati. Siapa sih yang mempunyai hak untuk menilai dan memutuskan dosa? Saya tidak pro beliau 100% tetapi saya sangat berterima kasih kepada beliau selama 30 tahun dengan program2nya antara lain: KB,Gerakan Anak sekolah, Puskesmas,GBHN, bantuan2 untuk petani dsb. Bagaimana kita sebagai manusia mau maju kalau hanya mengingat dan terfokus kepada kesalahan seseorang? Ketimbang pemerintah2 sekarang yang hanya berkata "mewaspadai", "menghimbau", "mengutuk" tapi tidak ada tindakan jelas? M

Bulus Reuni Cruttt .... said...

thn 97-98, udah lulus kuliah tapi ikut ngerasain hilariousnya masa pelengseran tersrbut.

gak ada pak Harto saya gak ngrasain romantika masa berdemo hehehe ...

have a good week-end bu ...

JHEUNG RHIE said...

iyah..pada intinya..mari kita doakan saja apapun yang terbaik bagi Beliau...have a nice weekend buat semuanya..

Rhe_blog said...

mba...beliau sudah berouulang ;(